Cara upload mysql database


Kali ini kami akan ajak anda untuk mengetahui cara meng-upload database anda ke website dengan menggunakan phpmyadmin

MySQL memiliki fasilitas yang dinamakan “MySQL Dump”. Biasanya digunakan untuk melakukan backup pada database, atau untuk melakukan transfer data ke server. Cara termudah untuk melakukan dumping pada database MySQL anda adalah melalui phpmyadmin

Catatan kecil: phpmyadmin adalah sebuah tools yang dibuat menggunakan PHP dan digunakan untuk mempermudah administrasi terhadap database MySQL

Pada Komputer Lokal

Dalam contoh ini, kami menggunakan phpMyAdmin 2.6.1-pl3 pada komputer lokal, langkah-langkahnya:

a. ketikkan path ke phpmyadmin pada localhost anda



b. pilih database yang ingin anda dump,



Terdapat di sebelah kiri phpmyadmin

c. jika telah anda telah memilih database, maka phpmyadmin akan menampilkan tabel-tabel yang terdapat pada database tersebut.



d. klik pada bagian “Export”



e. Sekarang anda berada pada bagian option yang menentukan “Bagaimana cara database anda akan di dump”,



Catatan pada menu option:
• Export: Pilihan bagaimana dump dari database anda akan ditampilkan. Defaultnya adalah SQL.



Jika anda akan menggunakan dump dari database untuk ditransfer ke website anda, maka gunakan SQL.

• SQL option: opsi2 mengenai query apa saja yang akan digunakan pada dump database anda.



Opsi2 untuk export menggunakan SQL

• Save as File: Jika anda ingin hasil dump database langsung disimpan, maka centang bagian ini



pada bagian ini, anda juga dapat memilih tipe kompresi untuk dump database anda

f. klik ‘go’



Jika sebelumnya anda mencentang bagian ‘save as file’ maka akan keluar popup window (file download).



Jika tidak, maka hasil dump dari database akan ditampilkan langsung di browser



Hasil dump yang ditampilkan di browser, sebaiknya anda copy terlebih dahulu



Pada Website Anda

Login ke cpanel website anda (http://domainanda/cpanel) dengan menggunakan username dan password yang telah dikirimkan oleh Rumahweb.

Setelah login, anda dapat menggunakan phpmyadmin yang sudah terdapat pada cpanel, langkah2 nya:

a. Klik pada menu ‘MySQL database’




• Jika anda belum membuat MySQL user, dan database di cpanel. Maka ikuti langkah berikut:

i. isikan username dan password untuk MySQL user



Kemudian klik ‘Add User’

Catatan: ingat baik2 username dan password yang telah anda buat, karena akan diperlukan untuk koneksi dari php ke database anda.

ii. Masukkan nama database yang ingin anda buat




iii. Tambahkan user ke database yang telah anda buat



klik add “user to db”


b. setelah anda masuk ke menu ‘MySQL database’, klik link untuk ke phpmyadmin



c. Kemudian pilih database yang akan anda isi dengan hasil dari MySQL dump



d.Lalu klik pada menu ‘SQL’



e. Jika anda:

a. Tidak menggunakan ‘Save as file’ untuk hasil dump database tadi, maka anda dapat melakukan copy (pada hasil dump di komputer lokal)



Lalu anda paste pada bagian ‘Run SQL Query’


Kemudian klik ‘go’

b. Menggunakan ‘Save as File’, maka anda tinggal meng-upload file hasil dump dari database tadi.


Klik browse, lalu



klik ‘open’

Kemudian, anda tinggal meng-klik ‘go’


Maka database anda pun selesai di upload

Bookmark Artikel Ini





















Sumber : rumahweb.com

Cara mengupload website ke rumah web melalui file manager


Cara kedua untuk melakukan upload file adalah melalui “File Manager” pada Cpanel anda.

Login melalui http://www.namawebsiteanda/cpanel, silahkan gunakan username dan password yang telah dikirimkan ke e-mail anda.

Setelah masuk ke Cpanel, klik dua kali pada icon “File Manager”.



klik dua kali pada “File Manager”

Kemudian pilih di folder mana anda akan meng-upload website anda tersebut, pastikan anda masuk ke dalam folderpublic_html terlebih dahulu. karenapublic_html adalah folder tempat file-file anda akan ditampilkan.


public_html

Bagian yang anda klik adalah foldernya, bukan pada tulisannya. Jika anda meng-klik pada tulisannya, maka yang akan ditampilkan adalah keterangan mengenai folder tersebut



keterangan akan tampil dibagian kanan

Misal, anda ingin melakukan upload file pada subdomain “latihan”, maka anda harus masuk ke /public_html/contoh (folder latihan padapublic_html).



contoh upload file pada subdomain

Setelah itu, klik pada bagian “upload file”



upload file

Maka anda akan sampai pada bagian ini.



Klik browse, untuk mencari file yang akan anda upload. 1 kali browse hanya dapat digunakan untuk 1 file.



browse



Pencarian file yang akan di upload

Kemudian klik upload, untuk meng-upload file ke website anda.



Jika anda pernah meng-upload file yang sama, maka centang pada bagian “overwrite”



centang bagian overwrite

Maka proses upload pun selesai.

File manager hanya mampu menangani proses upload pada file, dan itu juga dibatasi hanya untuk 12 file per upload. Untuk folder, anda harus membuatnya secara manual, kemudian melakukan lagi proses upload pada folder tersebut.

Untuk membuat folder dapat anda lakukan dengan meng-klik “Create New Folder” pada File Manager.

catatan kecil:
Keterangan untuk folder di bagian kanan,


a. Delete this folder and all files under it Untuk menghapus folder dan isi didalamnya b. Rename this folder Untukmengubah nama folder c. Change Permissions Mengubah permission pada folder d.Move this folder Memindahkan folder e.Copy this folder Menggandakan folder
Trash

 
Fungsi trash hampir sama dengan recycle bin pada sistem operasi windows, digunakan untuk menyimpan sementara file2 atau folder2 yang akan dihapus dari website,
Up One Level

 
Digunakan untuk naik 1 tingkat ke folder sebelumnya.misal: jika anda sedang berada pada folder/public_html/contoh/ dan ingin kembali ke folder /public_html/ maka anda tinggal meng-klik dua kali pada up one level
Sumber : rumahweb.com

Tutorial dasar php dan mysql


Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi – operasi dasar pada PHP MySQL.

1. Membuat koneksi

$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysqlusername”;
$password = “mysqlpassword”;
$database = “namadatabase”;

$conn = mysql_connect(“$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (“Database tidak ditemukan”); >

Penjelasan Script:

a. mysql_connect

digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:

mysql_connect(“localhost”,”username”,”password”);

b. mysql_select_db

untuk memilih database yang akan digunakan.

c. if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);

jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan

Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.

2. Membuat tabel pada MySQL

include (“konfig.php”);
mysql_query(“CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>

Penjelasan script:

1. include (“konfig.php”);

perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).

2. mysql_query

format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).

mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.

3. Memasukkan data pada tabel

include (“konfig.php”);
$insert = “INSERT INTO users (namadpn,namablkg,negara)
VALUES (‘Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (“tidak dapat memasukkan data ke tabel”);?>

4 . Menampilkan data dari tabel

include (“konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows
”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn]
”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg]
”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>

Penjelasan script:

1. mysql_num_rows

digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).

2. while ( ) {

}

digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).

3. mysql_fetch_array

menampilkan data dari tabel dalam bentuk array

Untuk penggunaan lainnya (hapus, update, dsb) yang berubah hanya string query-nya saja.

Sumber : rumahweb.com

5 Cara mengecek apakah komputer mati total?


Pasti suatu saat akan dialami oleh pengguna komputer tanpa terkecuali siapapun dia, termasuk teknisi komputer itu sendiri. Komputer yang mati/hang sebelum masuk ke sistem operasi penyebabnya bisa bermacam-macam. Mulai dari Kabel Power, Power Supply, Memory, VGA Hingga Motherboardnya yang Mati Total, dan sangat sulit sekali untuk mendeteksi penyebab komputer mati total. tetapi mancari letak masalah pada komputer anda itu mungkin masih mudah untuk di deteksi kerusakannya.

Berikut ini saya coba memberikan beberapa tips sederhana untuk mengatasi dan mendeteksi kerusakan pada Komputer Anda yang Mati Total ;



Cek Kabel, mulai dari Kabel yang masuk ke UPS/Stabilizer, kabel Power ke Monitor, kabel Monitor ke CPU dan kabel yang masuk ke Komputer. Pastikan pemasangannya telah sesuai dan kencang, serta arus listriknya ada dan cukup, bila perlu coba dengan power supply yang lain yang memilikii daya yang lebih besar sehingga dapat mensupply daya yang cukup pada komputer anda.



Jika kipas Processor / VGA berputar, tetapi komputer masih belum menyala, maka kemungkinan ada yang tidak beres dengan BIOS motherboard atau Motherboard memang sudah rusak atau Mungkin BIOS perlu di Update dan mungkin juga memory atau device lain yang belum terpasang dengan sempurna.



Jika masih belum berhasil coba lepaskan Ram dan VGA lalu nyalakan computer dan perhatikan apakah terdengar bunyi BIP dari computer/mainboard anda, jika tidak periksa apakah speaker pada mainboard berfungsi. Bila tidak ada respon kemungkinan motherboard memang sudah rusak.



Bila tidak hidup juga trik selanjutnya dan ini merupakan trik yang paling mudah adalah dengan melepaskan semua kabel data yang terhubung ke motherboard diantaranya adalah kabel data Hardisk dan CD/DVD Rom dan Floppydisk beserta kabel powernya, setelah itu hidupkan.


Langkah selanjutnya bila langkah diatas tidak berhasil adalah dengan jalan melepaskan prosesor. Pada umumnya komponen yang satu ini jarang dilepas kecuali jika melakukan upgrade, hal ini yang sering menyebabkan debu banyak menempel dikaki dan socket prosesor, bersihkan saja dengan Vacum cleaner berserta sirip pendingin dengan kipas prosesor lalu pasangkan kembali prosesor ditambah dengan cairan yang biasa disebut dengan thermal paste untuk prosesor yang berbentuk seperti gel dan hidupkan komputer anda.

Semoga bisa bermanfaat dan membantu dalam mendeteksi atau mengecek komputer anda yang bermasalah atau bahkan mati total, tidak ada salahnya untuk coba mendeteksi letak masalah pada komputer anda bukan? silahkan dicoba....

Sumber : jackobogor.blogspot.com
English
French
German
Spain
Italian
Dutch
Russian
Brazil
Japanese
Korean
Arabic
Chinese Simplified

Open Cbox

Updates Via E-Mail